Salah satu pengguna AMONIL adalah Pak Agung Supriyadi, memesan AMONIL. Kali ini pesanannya tidak hanya untuk farmnya sendiri. Pak Agung mengatakan bahwa kebutuhan farmnya hanya sekitar 3 jerigen AMONIL perperiodenya, selebihnya dipesan para peternak tetangganya. hal ini terjadi karena para peternak takjub menyaksikan hasil ternak ayam broiler milik Pak Supriyadi yang meskipun tergolong peternak baru ternyata bagus terus. Tingkat  kematian ayamnya rendah dan kandang-kandang di farm yang satu ini paling tidak berbau amonia.
Memang amonia dan gas metan yang dihasilkan kotoran ternak mampu diredam oleh AMONIL secara optimal, murah dan aman karena AMONIL dibuat dari bahan yang 100% murni organik. Keuntungan ekstra dari AMONIL adalah fungsi desinfektan untuk sterilisasi lingkungan kandang. Hebatnya, dengan dosis 2 x yang tertera di label AMONIL mampu menandingi fungsi dari formalin yang umum dipakai para peternak ayam.
Semoga kreasi dari anak bangsa ini mampu lebih menyegarkan udara di Bandung dan sekitarnya dari polusi udara yaitu bau menyengat amonia. dan secara lebih luas semoga mengurangi efek rumah kaca yang merusak ozon kita. Pakailah AMONIL segera dan buktikan!
Terima kasih Pak Agung dan kawan-kawan peternak di Bandung. Juga Pak Ir. H. Pelita Umar di Sidrap, Sulawesi Selatan yang telah mengenalkan AMONIL ke kalangan peternak bebek di sana sehingga 13 jerigen AMONIL telah pula diseberangkan ke sana. tak lupa P Tommy di Surabaya yang telah 2 x mendatangkan AMONIL untuk usaha ternak bebeknya yang berlokasi di tengah perkampungan padat penduduk.