Kondisi Stress atau cekaman pada itik/ bebek adalah kondisi ketegangan secara fisik atau secara psikologis. Stress pada bebek/ itik dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya tekanan dari luar seperti nutrisi pakan, perubahan pakan secara tiba-tiba, perubahan air minum, luas kandang, tingkat produksi, jumlah itik/ bebek yang dipelihara secara tiba-tiba, perkandangan, pemeliharaan rutin, transportasi, kegaduhan, adanya orang yang tidak dikenal, sakit, kelelahan, manajemen, temperatur dan perubahan cuaca secara tiba-tiba.
Itik/ bebek yang dikatakan stress ditandai dengan terjadinya perilaku abnormal, turunnya konsumsi pakan, produksi rendah, timbulnya penyakit dan kematian. berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari stress :
A. Stress Akibat Pakan
  1. Penuhi kebutuhan nutrisi itik selama masa bertelur.
  2. Hindari pemberian pakan yang berubah-ubah. Itik termasuk binatang yang sangat peka, bahkan perubahan asal dedak pun dapat mempengaruhi konsumsi pakan dan produksi telur.
  3. Usahakan mencampur pakan seminggu sekali dengan benar-benar merata dan seragam. Mencampur pakan tiap hari akan memperbesar kemungkinan perubahan komposisi dan keseragaman pakan.
  4. Bila ada perubahan campuran pakan, hendaklah perubahan tersebut dilakukan dengan cara bertahap sebelum pakan terdahulu habis. Contoh: minggu I adalah 75% pakan lama + 25% pakan baru, minggu II: 50% pakan lama + 50% pakan baru, minggu III: 25% pakan lama + 75% pakan baru, minggu IV: 100% pakan baru.
  5. Waktu makan itik hendaklah jangan berubah-ubah dan sebaiknya yang memberikan pakan adalah orang yang sama. Perubahan orang juga dapat menyebabkan itik stress karena ada perbedaan cara memperlakukan itik ataupun perubahan pakaian. Hal ini dapat disiasati dengan memakai warna baju yang sama. Itik menyukai warna kecoklatan.
B. Stress Akibat Lingkungan
  1. Hindari kandang yang terlalu padat karena memperbesar kemungkinan itik-itik yang agresif untuk mengganggu itik yang lain.
  2. Air harus selalu tersedia. Kekurangan air akan mempecepat proses rontok bulu (moulting).
  3. Lokasi kandang tidak terlalu dekat dengan perumahan serta tidak banyak dilewati lalu lintas umum. Itik sangat peka dengan gangguan (keributan).
  4. Pada malam hari berikan cahaya lampu kecil (jangan terlalu terang). Hal ini untuk mengurangi keterkejutan itik bila ada suara bising atau berisik yang lewat, misalnya sepeda motor.
  5. Beberapa peternak itik memelihara 1-2 ekor merpati disekitar kandang itik. Hal ini bertujuan untuk membiasakan itik dengan suara-suar lain.
  6. Kandang cukup mendapat sinar matahri.
  7.  Bahan kandang tidak terbuat dari matrerial yang tidak berisik (contoh: atap seng akan sangat berisik bila ditimpa sesuatu).
Meskipun tanpa kita sadari terkadang secara tidak sengaja itik/ bebek yang kita pelihara mengalami stress karena faktor luar seperti perubahan cuaca yang ekstrim, infeksi penyakit, gangguan parasit seperti tikus yang membuat kaget ternak itik/ bebek. hal ini menyebabkan produksi menjadi menurun dan pada kondisi terburuk menyebabkan turunnya daya tahan tubuh sehingga berujung pada kematian. Untuk itu maka pemberian multi vitamin sangat penting diberikan seperti Viterpan, improlin-G, imunose maupun multivitamin lainnya yang aman dan terbukti efektif meningkatkan produktifitas ternak.