Selamat pagi para peternak sekalian…, sebelumnya saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi muslmin sekalian.  Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai salah satu bahaya lalat bagi peternakan kita yaitu sebagai penyebar penyakit unggas yang disebut Leucocytozoonosis. Kematian yang disebabkan oleha enyakit ini cukup tinggi yaitu sekitar 80% . Pada kejadian tertentu (yang akut)  penyakit ini dapat berlangsung cepat dan mendadak, diikuti kekurnagan darah (anemia), demam, ayam tampak lemah, nafsu amkan menurun, tidak aktif dan terkadang tampak terjadi kelumpuhan. Ayam mengalami Leucocytozoonosis juga menunjukan gejala muntah, mengeluarkan feces berwarna hijau dan mati akibat terjadinya pendarahan hebat. Terkadang penyakit ini dikira gumburo atau keracunan sulfonamida dan pada kejadian yang terjadi dilapangan penyakit ini terkdang ditemukan bersama-sama dengan gumboro.

Penyakit Leucocytozoon ini umumnya terjadi didaerah yang mempunyaki populasi unggas yang cukup padat seperti pulau jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, bali dan NTT. Kejadian Leucocytozoonosis inicenderung terjadi musimam karena kejadiannya erat hubungannya dengan perkembangan lalat terutama pada peralihan musim. Lalat sangat berberan dalam penularan penyakit ini karena lalat merupakan vector/ perantara utama penularan penyakit ini.

Terdapat dua jenis lalat yang menjadi vector/ perantara penyakit ini yaitu lalat hutam (simulium sp.) dan lalat penggigit (culicoides sp.). Lalat hitam umumnya berkembang biak pada air yang mengalir dan mencari makan pada siang hari dan lalat culicoides sp berkembang biak didalam lumpur atau kototan ayam dan menggigit pada malam hari.

Menurut banyak litetratur yang telah kami baca, para peneliti menyebutkan pengobatan dengan obat-obatan tidak lah terlalu efektif. Pengobatan hanya dilakukan untuk mencegah agar penyakit ini tidak bertambah parah yaitu dengan memberikan preparat sulfa dan antibiotic untuk mencegah infeksi penyakit lain yang kerap menyertai penyakit ini. Akan tetapi, untuk menuntaskan penyakit ini maka tidak ada cara yang lebih ampuh selain dengan membasmi vector/ perantara penulran penyakit ini yaitu lalat simulium dan culicoides.  Pemberantasan tentunya dengan menggunakan obat lalat yang telah terbukti ampuh dan aman bagi lingkungan. Jangan sampai kita menggunakan obat lalat yang justru tidak ampuh dalam membunuh lalat namun ampuh membuat sakit ayam peliharaan kita atau bahkan diri kitan dan keluarga. Semoga bermnafaat….