ayam ngorok, ayam cekres, ayam cekres, sukss ternak broilerSalah satu penyebab kegagalan dalam usaha ternak ayam broiler adalah munculnya kejadian penyakit yang menyarang ternak ayam broiler. Jika kita melakukan survey pada seluruh peternak ayam broiler yang ada di Indonesia tentang penyakit yang paling sering menyerang ternak ayam broiler maka jawaban yang paling banyak adalah ‘Ngorok/ Cekres/ Cekrek’. Banyaknya kejadian ngorok pada ternak ayam broiler ini juga menyebabkan banyaknya pertanyaan yang masuk ke web kami www.dokterternak.com mengenai hal tersebut. Pada kesempatan kali ini akan kami bahas tentang “Menjawab Pertanyaan Seputar Ngorok/ Cekres/ Cekrek Pada Ayam Broiler”

Para peternak sekalian, ‘Ngorok/ Cekres/ Cekrek’ sebenarnya bukanlah nama penyakit melainkan gejala dari penyakit yang menyerang ternak ayam broiler. Anda mungkin bertanya, penyakit apa yang menyebabkan ‘Ngorok/ Cekres/ Cekrek’ tersebut? Jabawannya ada beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebabnya seperti CRD, Colibasillos, Coriza, ILT, ND, IB, dan AI.
Selain penyakit yang dapat menyebabkan ternak ayam broiler ‘Ngorok/ Cekres/ Cekrek’, terdapat juga penyebab lain yang sering disebut sebagai penyebab yang bukan penyakit sehingga disebut sebagai penyebab non infeksius. Adapun penyebab non infeksius tersebut seperti udara yang berdebu, tingginya kadar amoniak dalam kandang, perubahan cuaca yang ekstrem, pakan yang terlalu tinggi protein, kelembaban udara dll.

Para peternak sekalian, Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa ayam broiler memiliki sistim pernafasan yang tidak sebaik pertumbuhan badannya. Pertumbuhan yang luar biasa pesat tersebut tidak diiringi dengan perkembangan sistim pernafasan yang baik, akibatnya pada kondisi normal saja ayam- ayam tersebut sudah berat untuk bernafas apalagi jika kondisi kandang yang berdebu. Hal ini menyebakan pernafasan ayam menjadi lebih berat dan pada akhirnya dapat memicu pengeluaran lendir yang berlebih.

Cuaca yang ekstrim seperti panas yang sangat terik akan menyebabkan ayam banyak minum dan sedikit makan. Hal ini menyebabkan ayam mengalami kekurangan nutrisi dan stress yang tinggi . dampak dari hal ini ayam akan ,menurun kekebalan tubuhnya sehingga mudah terserang penyakit. Selain itu, tingginya konsumsi air menyebabkan kotoran akan akan menjadi lebih cair sehingga kadar amoniak menjadi lebih tinggi. Tingginya kadar amoniak dalam kandang ini merusak vili saluran pernafasan, padahal vili tersebut merupakan salah satu bagian dari sistim kekebalan pada saluran pernafasan. Rusaknya vili tersebut memunculkan gejala ‘Ngorok/ Cekres/ Cekrek’ dan menurunkan kekebalan tubuh ayam broiler.

Pakan yang mengandung protein tinggi juga menyebabkan banyak protein yang tidak tercerna yang keluar lewat feces sehingga akan mengakibatkan tingginya kadar ammonia yang akibat dari tingginya kadar ammonia tersebut sudah kita bahas sebelumnya.
Pencegahan adalah cara terbaik untuk mengatasi ‘Ngorok/ Cekres/ Cekrek’. Caranya adalah dengan semaksimal mungkin menghilangkan factor penyebabnya baik yang infeksius maupun yang infeksius. Untuk penyebab yang infeksius dilakukan dengan meningkatkan biosecurity sedangkan untuk mengatasi factor non infeksius bisa dilakukan dengan perbaikan managemen pemeliharaan seperti memperbaiki sistim ventilasi udara untuk mengatasi banyaknya debu di kandang dan mengurangi panas yang berlebih serta mengurangi level ammonia. Selain itu, penambahan suplemen yang berfungsi untuk memaksimalkan fungsi pencernaan , membuat kotoran menjadi lebih kering, meningkatkan kinerja saluran pernafasan serta meningkatkan sistim pertahanan tubuh penting dilakukan. Salah satu suplemen yang bisa diberikan adalah Improlin-G. untuk memaksimalkan kerja Improlin-G juga bisa dikombinasikan dengan Immunose yang secara spesifik mampu meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki kondisi pakan yang kurang baik, membuat kotoran menjadi lebih kering serta menghambat perlekatan bakteri penyebab penyakit pada saluran cerna. Akan tetapi, jika sudah terlanjur muncul gejala ngorok bisa menggunakan obat semprot CERDEX.

Semoga artikel dengan judul ”  Menjawab Pertanyaan Seputar Ngorok/ Cekres/ Cekrek Pada Ayam Broiler ” ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian, jika ada pertanyaan mengenai artikel ini bisa dilakukan dengan menuliskan pertanyaan apda kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih.