“Mencapai Berat Badan Ayam Ideal & FCR Rendah”. Judul artikel seperti ini memang sudah banyak anda temukan, twrmasuk di web saya ini. Akan tetapi masih banyak juga peternak yang bertanya tentang hal itu. Oleh karena itu kali ini akan sedikit saya bahas kembali mengenai topik tersebut ” Mencapai Berat Badan Ayam Ideal & FCR Rendah

 

Banyak peternak yang bertanya “ pak, bagaimana supaya ayam saya berat badannya bagus saat panen namun dengan FCR rendah?” Terkadang peternak mulai menanyakan hal tersebut saat minggu ke tiga atau saat mengetahui bahwa bobot ayamnya dibawah standar. Akan tetapi, untuk memperbaiki kondisi tersebut tidak bisa instan bahkan pada beberapa kondisi sudah terlambat untuk diperbaiki. Mengapa demikian? Hal itu karena salah satu kunci sukses mendapatkan berat badan ideal ayam pedaging atau ayam broiler ialah manajemen pemeliharaan yang baik pada 7 hari pertama. Oleh karena itu, periode ini sering di sebut sebagai “periode emas” pertumbuhan ayam pedaging/ ayam broiler. Jika pemeliharaan pada masa ini tidak optimal maka jangan berharap lebih untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.

 

Terkait dengan pemeliharaan 7 hari pertama, ada beberpa kesalahan manajemen yang sering dilakukan oleh peternak pemula. Pada kesempatan ini akan kita bahas salah satunya yaitu kesalahan manajemen pakan.

 

Para peternak sekalian, dalam pemilihan pakan selama 7 hari pertama, sebaiknya menggunakan pakan yang berbentuk crumble karena hal ini dapat menstimulus konsumsi pakan dan pencapaian berat badan. Kandungan nutrisi yang digunakan juga harus berdasarkan rekomendasi dari breeder atau perusaan penghasil DOC. Pada periode ini, jangan sekali-kali mencoba untuk melakukan penghematan dengan membatasi pemberian pakan. Tidak perlu terlalu perhitungan pada 7 hari pertama khususnya dalam masalah pakan karena pada dasarnya konsumsi saat itu rendah yaitu 140-150 g/ ekor, sedangkan manfaat yang diperoleh lebih besar dari nilai rupiah yang kita keluarkan.

 

Banyak peternak ayam pedaging/ ayam potong yang memberi pakan diatas kertas yang biasanya menutupi 25% permukaan di sekitar area brooding, ini keliru. Cara terbaik dalam sistim pemberian pakan adalah dengan menggunakan nampan  atau Chicken Feeder Tray dan dengan pemberian pakan dalam jumlah yang sedikit namun sering kita berikan. Hal tersebut akan meningkatkan nafsu makan atau appetite anak ayam / DOC. Namun yang perlu menjadi catatan, metode ini akan berjalan dengan baik jika operator atau anak kandang bekerja dengan rajin dan paham tujuan pemberian pakan yang sedikit-sedikit namun rutin tersebut sehingga dia dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Penggunakan nampan selain punya kelebihan namun juga mempunyai kelemahan yaitu pembersihannya memerlukan waktu yang lama. Untuk itu nampan saat ini cukup dipakai selama 3 hari saja, selebihnya gunakan tempat pakan gantung mini kapasitas 0,5 kg. tempat pakan gantung ini mulai diperkenalkan pada ayam mulai umur 3 hari dan dipakai seterusnya sampai usia 10 hari dengan rasio tempat pakan bisa dipakai 25-50 ekor anak ayam (tergantung usia).

 

Dengan menerapkan manajemen pakan dan tempat pakan yang baik serta manajemen pemeliharaan lainnya yang optimal diharapkan target berat badan yang ideal dan FCR yang rendah dapat tercapai.

Semoga Bermanfaat